OPERATOR SELULER CONTOHLAH BPJS & PERBANKAN UNTUK DAPATKAN DATA NASABAH

By | February 27, 2018

gambar hanya ilustrasi

 

Hari ini adalah batas akhir regitrasi ulang kartu seluler, menurut beberapa media yang sudah terdaftar sudah lebih 250 juta kartu yang sudah teregristasi, sebuah pertanyaan besar yang harus di jawab sama operator seluler VALID KAH DATA TERSEBUT ? 5  hari kemarin banyak warga yang mengeluh tidak bisa atau gagal meregister ulang kartu seluler, umpatan, putus asah dan lain – lain mereka luapkan di media sosial bahkan mereka membuat meme meme unik

salah satu curhatan di portal radio suara surabaya gambar di ambil dari  e100 

 

Ok akan saya kupas mengenai hal ini, karena sudah bikin heboh jagad dunai maya selain Dilan hehehehehehe

Register kartu seluler merupakan program lama yang di gulirkan oleh operator jaman dulu kita bisa se enaknya sendiri mendaftarkan no kita ke operator asal ketik NIK yang jumlahnya 16 itu, tetapi di sana sini masih tidak valid itu data , bahkan di manfaatkan hal hil yang mustahal

Akhirnya para operator bekerja sama dengan pemerintah ingin merigister ulang para pengguna no kartu seluler dengan sms ke 4444, program ini di gulirkan pertama pada 31 Oktober 2017

Nah di sini saya melihat aga sedikit keraguan akan ke valid tan data tersebut, kenapa ? karena operator tidak meferifikasi No KK dan NIK tersebut,

  1. Apakah operator tau yang di daftakan no NIK dan KK tadi orang yang sudah meninggal
  2. Apakah operator tau yang punya no NIK dan KK tersebut benar – benar daftar atau orang lain

Kenapa saya bilang begitu, No NIK dan KK sangat lah muda di dapat, Mulai dari tempat foto copy, sampah dokumen sekolah, perkantoran apa lagi saat ini menjelang PILKADA

Menurut dibeberapa media operator seluler  akan menerima data realtime dari dispendukcapil sebagai pengelolah data kependudukan, setahu saya data yang ada di dispendukcapil tidak sembarang instasi, lembaga maupun perorangan di beri data tersebut,

Nah saya berasumsi dengan  banyak ya masalah yang selama ini terjadi, banyak  yang sudah daftar berkali – kali tetapi tidak bisa atau gagal meregister ulang no kartu seluler mereka, mereka di sarankan ke dispendukcapil di kabupaten untuk update no NIK dan KK hanya untuk mendaftarkan ulang no seluler, berarti dispendukcapil hanya memberikan no NIK dan KK pertanggal bulan sekian. Setelah itu apakah mereka para operator seluler update lagi ? padahal lalu lintas perpindahan penduduk sangatlah cepat. bisa di garis bawahi berarti operator jagakno dispendukcapil untuk update No KK dan NIK wes wes wes

Kalau melihat hal ini saya ingat kasus pertama kali BPJS di gulirkan, mereka memaksa pendaftaran secara on line, masalah demi masalah pada saat itu bertubi tubi menerpa pendaftar BPJS, bahkan ada yang pernah sampai marah – marah ke kecamatan dan dispendukcapil mengira KK dan E ktp tersebut ASPAL karena tidak terdaftar di sistem BPJS

Akhirnya BPJS berbenah diri,  mereka menerima pendaftar BPJS melalui sistem manual, calon peserta diharuskan mendatangi kantor BPJS dengan membawa copy KK dan E – Ktp tentu pula tak lupa yang asli juga di bawah sabagai data croscek,  dengan hal seperti ini maka BPJS dapat data yang betul – betul valid

Saran saya buat para Operator

  1. Lakukan ferivikasi manual untuk ke validtan data, bukan tidak mungkin yang mereka daftarkan selama ini dengan masih kacaunya sistem bukan asli milik pribadi, melainkan milik orang lain yang di pinjam untuk lebih mudah meregister ulang kartu seluler mereka
  2. Dengan ferivikasi ulang secara manual, para pemilik identitas bisa memblokir no NIK sendiri, anak dan orang tua yang mungkin mereka tidak memegang hand Phone selama NIK itu masih dalam satu KK ini demi keamanan, karena tidak mungkin mereka menemukan copy KK trus iseng daftar, berhasil dan digunakan hil yang mustahal. Kasihan yang punya NO NIK tersebut
  3. Pada saat register no baru di harapkan setelah register melalu sms atau web di harapkan seminggu setelah pendaftaran atau berapalah untuk datang ke gerai melakukan ferivikasi ulang no NIK dan KK dengan membawa dokumen yang asli yaitu KK dan e – KTP
  4. Jika dalam waktu yang ditentukan tidak datang maka operator dapat melakukan pemblokiran secara permanen
  5. Contohlah BPJS dan Perbankan untuk mendapat data valis dari para nasabah

Memang sedikit ribet tetapi kita sebagai pemilik identitas akan merasa nyaman dan tidak was – was, karena operator menerap satu no NIK dan KK bisa di buat daftar 3 nomor

Semoga tulisan ini di baca oleh para pemilik operator, semoga kedepan tidak ada lagi yang menyalah gunakan no kartu seluler untuk hal – hal yang merugikan

 

Terima kasih dan sesudahnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *