REGISTRASI ULANG KARTU SELULER VALID KAH DATANYA

By | October 28, 2017

ilustrasi gambar by google

31 Oktober besok adalah dimulai nya regsitrasi ulang kartu seluler kita, kita di perintahkan untuk mendaftar ulang kartu seluler milik kitaKita sebagai pelanggan operator seluler melakukan registrasi ulang dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga.
Sesuai dengan Peraturan registrasi ini sendiri tercantum dalam Peraturan Menteri (PM) No. 14 Rahun 2017 yang merupakan revisi dari PM No.12 Tahun 2016 Tentang Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi. Aturan ini tidak hanya bagi pemilik no baru tetapi nomor lama pun yang masih aktif, aturan yang mulai berlaku per 31 Oktober ini, dirancang untuk memvalidasi identitas asli pengguna dengan menggandeng Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

Cara proses validasi sendiri bisa dilakukan oleh pelanggan secara mandiri dengan cara mengirimkan data diri melalui SMS. Caranya ialah dengan mengirimkan pesan ke nomor 4444 dengan format NIK#NomorKK#. Informasi tersebut harus sesuai dengan NIK yang tertera di KTP-el dan KK agar proses validasi ke database berhasil. Proses registrasi ini berlangsung sampai tanggal 28 februari 2018.
Dari prolog di atas dan judul diatas, registrasi pelanggan seluler merupakan upaya pemerintah mencegah penyalahgunaan nomor dan melindungi konsumen, terutama bagi pelanggan prabayar. Seperti kita tau selama ini kita kadang menerima sms “ mama minta pulsa “, selamat anda menang undian sekian juta.
Nah dari sini saya masih ragu terhadap kebenaran sebuah data, karena saya lihat masih ada celah untuk kebenaran sebuah data
Kenapa saya bilang begitu, karena operator berpatokan data yang ada dispenduk capil, nah di sini apakah operator dan dispenduk capil melakukan screening terhadap data tersebut. karena data tersebut sangat mudah di dapat.

 


Begitu berhasil maka kita akan mendapatkan sms NOMOR ANDA TELAH BERHASIL DIREGISTRASI ULANG DENGAN NIK …………
Nah disini apakah operator tau yang punya nik ini anak kecil, orang tua dan yang lebih fatal adalah milik orang yang sudah meninggal dunia, tetapi belum di hapus di KK ( karena kesadaran masyarakat terhadap keakuratan data masih sangat rendah )
Karena untuk tau NIK atau KK kita sangatlah muda, contoh saja di tempat foto copy, terkadang pada saat foto copy terjadi kesalahan nah bekas kertas tadi kadang di buat nota atau dibuang di tempat sampah, bisa juga KK tersebut hilang dan di temukan orang yang tidak bertanggung jawab
Orang itu iseng mendaftarkan salah satu orang di KK  tersebut, nah apalagi 1 NIK bisa di buat untuk 3 Nomor
Orang tersebut iseng mengirim sms yang berbau sara, terror dan lain2, orang yang menerima sms tidak terima dengan isi tersebut dan lapor polisi, setelah itu polisi akan menelusiri NO tersebut menggunakan NIK, ternyata NIK tersebut milik orang yang sudah meninggal 4 bulan yang lalu,  bisa juga milik orang tua yang tidak pegang HP, bisa juga anak balita atau bisa juga orang yang punya nik tidak merasa mendaftar NO tersebut
Di sinilah celah untuk menyalahgunakan data tersebut masih sangat besar, saya menghargai upaya pemerintah untuk mencegah penyalahgunaan nomor dan melindungi konsumen.

Sedikit saran dari saya, harusnya cara seperti ini tirulah cara bank untuk mendapatkan data pelanggan.

1. Setelah melakukan registrasi ulang melalui SMS, pelanggan diharuskan datang langsung ke kantor atau gerai operator terdekat dengan membawa E – KTP, Surat keterangan ( bagi yang E- KTP yah belum jadi ) dan KK asli atau pring out yang di sah kan pejabat setempat, jika selama seminggu atau pada waktu yang ditentukan tidak datang, maka data tersebut dianggap tidak valid atau orang iseng yang mendaftar nomor tersebut, NO yang di daftarkan bisa langsung di blokir permanen

2. Pelanggan juga bisa mendaftarkan NO baru atau lama buat anak atau orang tua selama masih dalam 1 KK pada saat di kantor atau gerai

3. 1 Nomor 1 NIK bila mau memiliki NO lebih dari 1 bisa langsung datang ke kantor atau gerai operator tersebut

Memang aga sedikit ribet, tetapi dengan cara ini operator akan menerima data yang betul – betul valid dan operator diharuskan membuka kantor atau gerai di setiap kabupaten untuk memudahkan para pelanggan untuk meregistrasi NO nya

Semoga ketikan saya ini di baca dan menjadi bahan pertimbangan

 

 

 

2 thoughts on “REGISTRASI ULANG KARTU SELULER VALID KAH DATANYA

  1. Yati Rachmat

    Cakwigi, tapi keharusan ini bukankah hanya untuk yang PRABAYAR saja? Tidak disebutkan tentang yang PASCABAYAR. Bunda yang PRABAYAR, agak bingung karena masih jauh dari rumah, sedangkan KK adanya di rumah nih, hiks… jadi rada ribet juga, ya. Tapi yang namanya peraturan kan harus dipatuhi.

    Reply
    1. cak wigi Post author

      KK kan bisa di foto trus di wass app, yang maksud di sini adalah orang yang iseng menggunakan identitas kita dan di daftarkan

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *